Wednesday, December 28, 2011

Teknologi special for woman’s

 Wanita dan teknologi sekarang bagaikan sayur dan garamnya, perkembangan teknologi kelihatannya di dominasi oleh kaum Adam saja, tapi sekarang wanita bagaikan garam untuk sayur teknologi masa kini. Sangat banyak wanita sekarang memanfaatkan teknologi dalam dunia bisnis ataupun rumah tangga sekalipun..
Terbukti..
Open internet and look Facebook or the other sample..
Kita tidak jarang menemukan wanita teknolgi bersama bisnisnya, sekarang let’s to see..
Sebenarnya langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan untuk menjadi pebisnis wanita yang sukses? Tidak ada kesuksesan yang dapat diraih dalam sekejap. Bacalah kisah orang-orang sukses dan Anda akan menemukan bahwa sebagian besar orang membangun kesuksesannya melalui satu kata kunci sukses yaitui “Proses”.Dalam melakukan sesuatu, sebaiknya para wanita melakukan persiapan terlebih dahulu. Begitu juga dalam membuka usaha, persiapan perlu dilakukan agar usaha yang akan Anda kelola dapat berjalan dengan lancar serta dapat meminimalisasi kerugian. Berikut beberapa tips persiapan wanita berbisnis:
1. Persiapan Mental
Saat awal, mungkin wanita akan merasakan ketidak nyamanan pada saat memasuki lingkungan dan rutinitas baru. Akan tetapi, lambat laun Anda akan merasa terbiasa dengan keadaan tersebut. Oleh sebab itu, sebelum memasuki lingkungan baru, Anda harus mempersiapkan mental untuk menerima segala resiko ketika melakukan rutinitas yang baru. Dalam hal ini adalah terjun ke dunia bisnis.
2. Minat dan Persiapan Skill
Pilihlah peluang bisnis yang sesuai minat, bakat, keterampilan dan kemampuan yang Anda miliki. Untuk menjadi seorang wanita berbisnis, selain Anda harus mengetahui  bakat dan minat tetapi juga menyiapkan skill atau keahlian. Skill yang diperlukan seorang wanita berbisnis tidaklah perlu terlalu bermuluk-muluk. Akan lebih mudah apabila skill tersebut sesuai dengan kebiasaan atau pengalaman calon wanita berbisnis, hal itu sudah cukup untuk menjadi bekal dalam meniti usaha.
3. Persiapan Modal
Rapikan terlebih dahulu kondisi keuangan keluarga sebelum berwirausaha. Modal untuk memulai usaha, selain modal yang ada dalam diri Anda sendiri yaitu modal yang berbentuk financial atau uang. Pada umumnya, untuk membuka bisnis membutuhkan dana awal sebagai modal. Modal merupakan salah satu hal yang penting dalam membuka usaha, tetapi modal berupa uang bukanlah segalanya.
4. Persiapan Tempat
Sediakanlah tempat yang cocok untuk bidang usaha yang akan Anda jalankan, sebaiknya Anda lakukan survey terlebih dahulu tentang minat dan usaha apa saja yang telah ada disekitar lingkungan tempat yang akan Anda jadikan usaha tersebut. Namun, jika Anda telah menjadi seorang ibu yang harus mengurus anak dan tidak bisa meninggalkan rumah, Anda perlu menyediakan space atau ruang khusus untuk dijadikan tempat melakukan bisnis di rumah Anda. Penyediaan ruangan khusus ini juga bertujuan agar kehidupan rumah tangga atau aktivitas keluarga Anda tetap terjaga privasinya.
5. Persiapan Waktu
Jika para wanita ingin terjun ke dunia bisnis, wanita harus cerdas dalam membagi waktu untuk pribadi, kegiatan sosial, dan jika telah menjadi seorang ibu pastinya ada tanggung jawab dalam mengurus keluarga. Keseimbangan merupakan suatu kata kunci dalam mengatur waktu. Memang bukan suatu hal yang mudah, namun dengan niat, tekad yang sungguh-sungguh, dan sosial support yang kuat, Anda pasti dapat mengaturnya. Memutuskan sebagai wanita berbisnis, berarti Anda harus lebih ketat dan adil dalam mengatur waktu yang Anda miliki.
6. Persiapan Jaringan
Setiap melakukan bisnis pasti melibatkan “jaringan” karena tanpa jaringan maka tidak akan ada bisnis. Salah satu kunci sukses dalam berbisnis adalah berhasil atau tidaknya seseorang dalam membangun dan memanfaatkan jaringan. Jika tidak ada “jaringan” bisnis yang kuat, hampir dapat dipastikan bisnis tersebut tidak akan maju.
7. Kelola Uang
Adanya peningkatan penghasilan akan lebih memudahkan untuk mulai berinvestasi. Jadi, kelolalah uang sebaik mungkin. Salah satu kendala dalam berbisnis adalah masalah keuangan. Jika Anda berbisnis di rumah, jangan pernah mencampur adukkan uang bisnis dengan uang belanja keluarga. Jika hal tersebut terjadi, sebaiknya Anda mencatat dan perlakukan sebagai hutang. Ini sebagai cara untuk memonitor apakah bisnis tersebut menguntungkan atau tidak. Karena perkembangan bisnis akan membutuhkan modal yang besar.
8. Ciptakan Peluang
Lebih baik, menciptakan peluang baru dan usahakan jangan mengikuti bidang usaha yang sudah ada. Cara menciptakan peluang usaha diantaranya adalah peluang bisa saja terjadi saat menjumpai sebuah problem di sekitar lingkungan Anda. Dengan begitu Anda akan dengan mudah mendapat ide bisnis untuk memberikan solusi bagi mereka. Bisa juga dengan cara melengkapi fungsi atau kualitas suatu produk yang telah ada di pasaran dan mampu menggeser market leader yang sudah ada.

9. Manfaatkan Teknologi
Saat ini teknologi semakin berkembang, terutama dalam bidang teknologi komunikasi. Bagi para wanita yang telah berumah tangga, Anda bisa berbisnis di rumah saja dengan menggunakan fasilitas teknologi komunikasi yang tersedia kini, seperti menggunakan telepon untuk menghubungi teman lama, kerabat jauh yang potensial untuk dijadikan sebagai pelanggan atau partner bisnis Anda. Memanfaatkan teknologi internet juga sangat potensial untuk membantu perkembangan bisnis Anda, karena dengan menggunakan fasilitas internet atau berbisnis online, produk Anda bisa diakses dari mana pun dan kapan pun, bahkan tak terhalang oleh batasan wilayah negara. Internet juga merupakan media alternatif yang murah untuk pemasaran produk Anda.
10. Tekun dan Fokus
Siap menghadapi tantangan dan tekun adalah modal utama menjalankan usaha. Seorang entrepenuer berpendapat bahwa seorang yang membuka usaha haruslah mempunyai strategi yang solid untuk menangani aspek jangka pendek dari bisnisnya, tetapi juga menjaga fokus masa depan yang cukup demi merencanakan perkembangan bisnisnya. Persiapkan semuanya dari awal, agar Anda dapat meraih sukses  dan mempunyai landasan yang kuat untuk memulai menjalankan bisnis Anda.
11. Strategi Marketing
Buatlah strategi marketing dengan mengumpulkan data mengenai pola pembelian target market anda, apa yang mereka suka, apa yang mereka beli, dan dimana mereka membelinya. Lakukan penelitian terhadap pola pembelian dan pola pikir pelanggan. Disamping itu lakukan pula secara terus menerus lakukan penelitian terhadap kompetitor. Dan ingatlah mengenai apa yang membuat unik bisnis Anda, siapa pembeli/target market Anda, siapa kompetitor Anda, dan bagaimana strategi distribusi produk bisnis Anda.
12. Perhatikan 4P
Yang paling penting diperhatikan dalam berbisnis ada 4 hal, yaitu product, price, place, dan promotion. Pastikan dulu produk Anda berkualitas, harganya bersaing dan lokasinya.
Sumber gambar: http://bisnis-warnet.com/wp-content/uploads/2009/08/side_GreenIdea.jpg dan https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjWp7KQbEpzlVFJcIkUcIHl2IDBAsrq75KveVb-2e97D44B1Dlo7xwxTY8t7oGdHe-_iGg5HpdCJrT99B6g8guNnRzFIp1IJcK8PK2qHrhhjjPi4V8UdJhnGzF6wXmUosZf2kn9FAVl74/s1600-r/Corporate+Desktop.jpg

No comments:

Post a Comment